Pages

topbella

Senin, 16 Januari 2012

Seperti keluar dari Kandang Harimau


Nervous, yah itu yang saya rasakan pagi-pagi ini. Dan untungnya saja fikiran saya tidak kacau balau mengikuti perasaan saya yang nervous, hari ini adalah ujian al-kalam atau yang lebih dikenal orang-orang “speaking with Arabic language”. Dari awal saya dan teman-teman selalu merasakan hal yang sama yaitu suasana angker dari mata kuliah ini, jika Mid semester lalu ujiannya lewat telpon (menelpon bapak dosen), dan yang sekarang adalah face to face ma bapaknya T,T. susahkah? Tidak juga, hanya saja ketika bibir ini akan mengucapkan kata-kata terasa berat ketika berhadapan dengan si bapak. Padahal bapak dosennya baby face(ceritanya muji neh), hanya saja pembawaannya yang membawa kita menjadi seram duluan. Ujian kali ini di gedung pusat bahasa UIN Suka, dan didalam ruangan masuk hanya empat orang, selebihnya diluar. Beruntung sekali bagi teman-teman yang maju duluan,cepat pulang malah*plaak…


            Soal yang diberikan hanya 3 soal, dari membuat kalimat, trus melakukan percakapan dipasar, lalu dimintai pendapat soal masalah yang diajukan oleh bapak dosen. Tapi, kami semua pada asik mengumpulkan mental yang sempat ciut duluan dan belajar, padahal malamnya saya tak belajar malah nonton detektif conan movie ckckkcck, saya dan ketiga teman saya akhirnya masuk kedalam ruang itu, hufh… jantung ini bergejolak, dan pucat pasi di wajah teman-teman, mungkin sedikit lebay tapi itu realita.

            Soal pertama dan kedua berjalan mulus kami jawab, tapi soal ketiga sebenarnya membuat kami ngakak setelah menjawabnya, why? Kami salah memahami pertanyaan tersebut, bayangkan saja dari teman-teman yang maju hingga giliran kami, pertanyaannya sama yaitu “ Apa pendapatmu dengan nikah di waktu kuliah”, oleh karena itu kami berempat sudah mantep dengan jawaban yang telah kami susun sebelum memasuki ruangan tersebut.

            Dan ternyata soal itu tidak keluar, malah diganti dengan yang lain. Dan kami kira bakal lebih mudah karena kami berempat menangkap soal tersebut seperti ini “ Apa pendapatmu tentang mahasiswa yang naik sepeda motor atau sepeda ke kampus?”. Didalam hati wah mudah sekali, tapi  ketika teman saya meminta diulangi lagi pertanyaannya, ternyata kami salah menangkap pertanyaan. Yang betul adalah “Apa pendapatmu tentang mahasiswa laki-laki dan perempuan naik motor berdua ketika pergi ke kampus??” owalaahhh… telinga kami berempat agak konslet nih, padahal sebelumnya kami menjawab setuju. Gubrak..

            Setelah menjawab pertanyaan tersebut kami keluar dengan lega, memang seperti keluar dari kandang harimau, menakutkan pokoknya. Yah ini juga sebagai pelajaran bagiku, saya harus banyak belajar lagi dan lebih memaksimalkan mental saya biar gak nervous again. ^^ keep spirit and FOKUS again…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan Jejak Anda ^^

About Me